Lompatan Entrepreneur

Sahabat yang luar biasa,

Jargon untuk sang entrepreneur adalah “BEDA”. Be Entrepreneur Don’t Afraid (BEDA) merupakan modal dasar bagi seorang entrepreneur. Dengan semangat dan memiliki kemampuan yang unik, kita akan melakukan lompatan dalam memulai aktivitas sebagai seorang entrepreneur.

Kisah Abdurrahman Bin ’Auf, Saudagar dan 1 dari 10 Sahabat Yang Dijamin Masuk Surga

Sahabat yang luar biasa,
9 dari 10 orang Sahabat Rasul yang dijamin masuk syurga adalah seorang pedagang.itulah petikan ceramah dari Prof. Dr Didin Hafidudin, tokoh nasional bidang Zakat. Sebuah lompatan besar dalam Entrepreneur adalah melalui jalan Tauhid. Saya tertarik pada kisah salah seorang sahabat nabi yang bernama Abdurrahman bin Auf yang pernah berkata:

” Aku heran kepada diriku sendiri. Seandainya aku mengangkat batu, di bawahnya aku temukan emas dan perak”.#

Itulah ungkapan dari seorang sahabat nabi yang sukses dalam dunia bisnis. Karakter yang luar biasa ditampakkan oleh beliau ketika hijrah ke Madinah dan dipersahabatkan dengan Sa’d bin Rabi’, seorang Anshor dari madinah. Secara redaksional, berikut adalah percakapan mereka berdua yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik ra.

“Sa’d berkata kepada Abdurrahman bin Auf, ‘Sahabat, aku orang terkaya di madinah. Ambillah separuh hartaku yang kau suka.Aku juga memiliki dua istri.Pilihlah yang kau suka dan nikahilah.’

Abdurrahman bin Auf menjawab, “Semoga Allah melimpahkan berkah-Nya kepadamu, juga kepada keluarga dan hartamu. Tunjukkan saja arah pasar.” Lalu ia pergi ke pasar, melakukan jual beli, hingga mendapatkan keuantungan yang cukup besar.

Sodaqoh Abdurrahman Bin ’Auf dalam Dinar dan Rupiah

Sahabat yang luar biasa,

Suatu saat ketika Rasullullah SAW berpidato menyemangati kaum muslimin untuk berinfaq di jalan Allah, Abdurrahman bin Auf menyumbang separuh hartanya yang senilai 2000 Dinar. Atas sedekah ini beliau didoakan khusus oleh Rasulullah SAW yang berbunyi

“Semoga Allah melimpahkan berkahNya kepadamu, terhadap harta yang kamu berikan. Dan Semoga Allah memberkati juga harta yang kamu tinggalkan untuk keluarga kamu.” Do’a ini kemudian benar-benar terbukti dengan kesuksesan demi kesuksesan Abdurrahman bin Auf berikutnya.

Pernah pada suatu saat, Aisyah ra mendengar kedatangan kafilah yang menggemparkan kota Madinah. Kemudian Ummul Mu’minin Aisyah bertanya,

“Apa yang sedang terjadi di Madinah?”

Ada yang menjawab, “Kafilah dagang Abdurrahman bin ‘Auf datang dari Syam membawa barang dagangannya.”

Aisyah, “Satu kafilah dagang menyebabkan hiruk pikuk seperti ini?”

Jawab, “ Ya, wahai Ummul Mu’minin. Terdiri dari 700 unta.”

Ummul Mu’minin menggelengkan kepala dan memandang tajam ke depan seperti mengingat peristiwa masa lalu atau hadist yang pernah ia dengar.

Aisyah, “Aku pernah mendengar Rasulullah saw bersabda, ‘Aku melihat Abdurrahman bin ‘Auf masuk surge dengan merangkak.’”

Abdurrahman bin ‘Auf masuk surge dengan merangkak? Mengapa ia tidak memasukinya dengan melompat atau berlari bersama angkatan pertama para sahabat Rasul?” Beberapa sahabat menyampaikan ucapan Aisyah kepadanya.Ia pun teringat bahwa hal itu pernah disabdakan Nabi beberapa kali dengan redaksi yang berbeda – beda. Sebelum menurunkan barang dagangannya, ia bergegas menemui Ummul Mu’minin Aisyah, dan berkata,

“Bunda mengingatkan saya akan sabda Rasulullah yang tidak pernah saya lupakan.”

Lalu ia berkata, “Ketahuilah Bunda, semua kafilah dengan muatannya ini, saya persembahkan untuk perjuangan di jalan Allah.”

Maka, muatan 700 kendaraan itu dibagikan kepada semua penduduk Madinah dan sekitarnya.Sungguh pesta besar yang meriah dan damai.#

Sahabat yang luar biasa,

Hingga akhir hayatnya, Abdurrahman bin Auf tak hentinya membuat kesan luar biasa. Wasiat yang ia keluarkan sebelum meninggal dunia adalah 50.000 dinar untuk kepentingan jihad di jalan Allah, 400 dinar untuk setiap pahlawan Perang Badar yang masih hidup.

Dengan kurs 14 Januari 2012 pkl 08.30 :

1 dinar Rp 2.210.253,- , 1gr emas = Rp 509,658, dinar = 4.25 gr emas 22 karat (sumber: gerai dinar.com)

Maka sumbangannya untuk jihad fii sabilillah adalah:

  1.  Rp 2.210.253,- /dinar x 50.000 dinar = Rp  110.512.650.000,-
  2.  Rp 2.210.253,- /dinar x 400 dinar = Rp 884.101.200,-per kepala

Atau sekitar 111 Milyar untuk jihad fii sabilillah serta untuk Veteran Badar sekitar Rp 885 juta per kepala. Bahkan Utsman bin Afan yang terbilang kaya raya pun mengambil bagiannya. Ia berkata,

“Harta kekayaan Abdurrahman bin Auf halal dan bersih. Memakannya akan membawa keselamatan dan berkah”. Apabila kita ditelusuri berapa banyaknya harta yang di infakkan maka subhanallah kita akan terkejut melihatnya.

Sahabat yang luar biasa,

Begitu banyak yang diinfaqkan di jalan Allah.Ketika beliau meninggal pada usia 72 tahun masih juga meninggalkan harta yang sangat banyak yaitu terdiri dari 1000 ekor unta, 100 ekor kuda, 3,000 ekor kambing dan masing-masing istri mendapatkan warisan 80.000 Dinar. Padahal warisan istri-istri ini masing-masing hanya ¼ dari 1/8 (istri mendapat bagian seperdelapan karena ada anak, lalu seperdelapan ini dibagi 4 karena ada 4 istri).

Artinya kekayaan yang ditinggalkan Abdurrahman bin Auf saat itu berjumlah 2,560,000 Dinar atau sebesar Rp 5.658.247.680.000 atau hamper 6.000 trilyun (Enam Ribu Triliun Rupiah) untuk kurs uang Rupiah saat tulisan ini dibuat. Hamper 6 x dana APBN 2011 Indonesia.

Madinah berserikat dengan Abdurrahman bin Auf pada hartanya. Sepertiga dipinjamkannya pada mereka, sepertiga untuk membayari hutang-hutang mereka, dan sepertiga sisanya dibagi-bagikan kepada mereka”.

 Kiat Bisnis  Abdurrahman Bin ’Auf

Sahabat yang luar biasa,

Hikmah yang dapat diambil dari sosok pribadi Abdurrahman bin ‘Auf#:

  1. Seluruh usahanya hanya ditujukan untuk mencari Ridhla Allah semata.
  2. Bermodal dan berniaga barang yang halal dan menjauhkan diri dari barang yang haram bahkan yang subhat sekalipun.
  3. Keuntungan hasil usaha bukan untuk dinikmati sendiri melainkan ditunaikan hak Allah, sanak keluarga dan untuk perjuangan di Jalan Allah.
  4. Abdurrahman bin Auf seorang pemimpin yang mengendalikan hartanya, bukan harta yang mengendalikannya.
  5. Sedekah telah menyuburkan harta Abdurrahman bin Auf, sampai- sampai ada penduduk Madinah yang berkata “ Seluruh penduduk


Tidak ada tulisan yang berkaitan.



Subscribe / Share

Article by fr

Authors bio is coming up shortly.

4 Comments

  1. andri says:

    yap beda

  2. Arief Hidayatulloh' says:

    Subhanallah ya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Jadwal Shalat

Statistik

  • Today Visit: 52
  • Week Visit: 144
  • Month Visit: 1463
  • Total Visit: 2415

Arsip Tulisan

Komentar Terakhir

Video Pekan Ini

Buku Tamu